Kupasan Makna Surat Fatihah Secara Batin

Saya ingin mengupas makna Fatihah Batin. Terus terang saya bukan ahli dalam hal ini, tapi saya pernah mempelajarinya. Dan sungguh saya sengaja lupakan karena saya ingin konsentrasi dulu mendandani duniawi saya yang berantakan saat itu. Karena saya saat ini masih juga kecewa, daripada menggerutu terus dalam batin, lebih baik  saya menulis di wordpress ini sajalah.

Kupasan ini akan terus diperbaharui, jadi nanti tiap babnya bisa saja berubah ubah isinya di masa depan, karena kedalaman makna Basmalah ini yang susah dijelaskan dengan tulisan, dan juga karena mungkin ada yang terlupa yang belum saya tulis.

Bab :  Bismillahirrohmaanirrohiimi

BI-Ismi-Illahi-Arrohmaani-Arrohiimi

Begitulah penggalan kata dari kalimat Basmallah yang selama ini didapatkan di kalangan umum. Memang itulah cara merepresentasikan kalimat Basmalah dengan gampang. Padahal ada banyak cara membacanya.

Menurut saya, maknanya  lebih gampang kalau dipahami dari keseluruhan kalimat dulu, baru secara kata perkata, dilanjutkan secara penggalan kata (suku kata), baru kemudian secara huruf perhuruf, lalu  makna bismillah secara titik, dan terakhir makna Basmaalah secara hampa alias Basmalah Tunggal. Inilah Basmalah yang paling berat, yang gak semua orang diijinkan melihat kedalamnya.

Makna batin dari kalimat Basmalah

Yang selama ini saya terima dari makna kalimat ini adalah adanya kedekatan kepada sang Maha Kuasa saat kita bahkan baru ingin membacanya.

Apa yang membuat anda tertarik atau tergerak untuk membaca kalimat itu ? bagi saya, dengan membaca kalimat itu berarti seluruh urusan yang lahir maupun batin saya menjadi dijinkan diridhoi atau bahkan dibantu oleh yang Maha Kuasa supaya bisa berjalan mulus dan sukses sesuai denga rencana.

Saya kadang2 merasa heran sendiri, jika semua orang menjadi makbul seluruh urusannya dengan membaca kalimat ini, maka yang terjadi adalah kekacauan dalam dunia ini, karena yang Maha Kuasa akan harus mengabulkan semua keinginan manusia yang membacanya meski satu sama lain punya keinginan yang bertolak belakang.

Kalimat Basmalah ini juga merupakan kalimat lengkap yang didalamnya sudah mencakup segala isi surat Fatihah. Sebuah kalimat yang bahkan mencakup seluruh makna dunia dan akhirat, wajar bila orang yang menguasai kalimat ini bisa membuat berbagai keajaiban alias bisa mendobrak hukum hukum alam dunia.

Sudah banyak sekali cerita mengenai kehebatan kalimat Basmalah, saya gak ingin menceritakannya, biar saja orang lain yang bercerita tentang berbagai keajaiban dari pengamalan kalimat Basmalah, disini saya hanya ingin mengupasnya secara maknawi.

Basmalah secara kesatuan kalimat, merupakan kalimat yang ada didalam seluruh badan dan isi dari seluruh ciptaan Yang Kuasa. Di dalam Islam, setiap orang yang ingin mengerjakan segala sesuatu, disarankan bahkan ditekankan untuk selalu membaca Basmallah. Pernahkah anda bayangkan jika Yang Kuasa sendiri mengurus segala alam semesta ini dengan selalu “membaca” kalimat Basmalah disetiap urusan yang dilakukanNya ? Pernahkan anda pikirkan  jika setiap anda membaca kalimat ini sebelum segala urusan anda dimulai berarti anda sudah mencontoh perilaku Yang Maha Kuasa itu sendiri ? jika Basmalah diartikan dengan bersama sama Tuhan dalam sebuah urusan yang ingin dikerjakan, berarti Anda sudah memakai sebuah kekuatan yang tak terbendung untuk membuat urusan anda mulus sesuai rencana, bahkan urusan jahat sekalipun !

Karena Yang Maha Kuasa sendiri tidak hanya mengatur urusan yang baik baik saja, urusan yang jelek jelek pun sudah dan terus diatur olehNya. Semua urusan tanpa terkecuali ! yang dzohir maupun yang Batin, yang mikro maupun yang Makro, yang sopan maupun yang seronok, dari masa bumi belum ada, lalu jaman prasejarah, sampai masa bumi akan berakhir umurnya nanti, yang diketahui oleh manusia maupun yang tidak diketahuinya ! semuanya ! dan itu semua selalu dimulai lalu diiringi dengan Basmalah !!!

Maka makna dari kalimat Basmalah ini secara batin, disembunyikan rapat2 oleh para orang bijak, takut kalau sampai terpakai oleh yang tidak bijak, bisa berabe…bikin dunia jadi kacau !

Kita sebagai mahluk (saya percaya yang membaca tulisan ini pasti mahluk berakal sejenis manusia, hehehe..) sering tidak bisa menerima segala kelakuan Tuhan kita sendiri. Contohnya saya, saat saya menemukan bahwa cita2 dan niat saya yang selama ini saya usahakan, bahkan saya sudah minta restu dari para guru saya, ternyata masih belum juga kelihatan wujudnya di mata saya, saya cuma dan terus menggerutu sampai sekarang, inilah sisi manusiawi dari diri saya, yang pasti setiap manusia juga mengalaminya, bahakan nabi Muhammad  dan semua orang Mulia di dunia juga mengalaminya.

Bagaimana jika saya melakukan itu dengan “membaca” kalimat Basmalah ? memang hasilnya akan berbeda dengan simply do it without bringing Basmalah into it. Tetapi saya dan termasuk anda dan bahkan semua para guru, akan menghadapi apa yang dinamakan jenjang kekuasaan dari kerajaan alam semesta yang dimpin sang Tuhan ini. Ya! sebuah sistem yang ketat dan sangat teratur, lebih ketat dan lebih teratur dari bangsa yang paling teratur didunia yang saat ini saya tumpangi hidup.

Lebih gampangnya saya analogikan sebagai berikut :

Jika anda (analogi sang Penguasa) memelihara seekor kucing (pemilik pengetahuan Basmalah) dan beberapa ikan (mahluk dunia) di kolam yang kecil, maka anda akan melihat kucing anda berdiri dipinggir kolam ikan, memandangi dengan gemas semua ikan yang ada didalam kolam. Sesekali kucing tersebut akan mengulurkan tangannya untuk menangkap ikan, dan sang kucing tahu bahwa dia mampu menangkap ikan tersebut. Namun begitu sang ikan hendak ditangkap, anda akan membentak atau memukul si kucing supaya tidak melakukannya. Maka si kucing cuma bisa melihat tanpa bisa menyentuh si ikan karena anda terus mengawasi mereka berdua.

Bagaimana jika sang kucing meminta kepada anda supaya bisa menangkap si ikan ? seandainya itu terjadi, entah si kucing bisa berbicara manusia atau anda bisa berbahasa kucing, maka si kucing akan memperoleh apa yang di inginkan karena rasa sayang anda dengannya, bencana buat si ikan tapi nikmat buat si kucing.

Sukurlah kerena sampai saat ini (seandainya toh ada juga tidak mungkin banyak jumlahnya) kucing dan manusia tidak bisa saling berkomunikasi secara bahasa.

Makna batin Basmalah Secara  Kata per Kata

Bi

Bi artinya dengan atau menggunakan atau memakai, makna yang lainnya adalah bersama atau menunggalkan/mengharmoniskan atau sejenisnya.

Berarti Bi adalah sebuah kata yang diniatkan  oleh pembacanya untuk :

  • Membuat perbuatan dirinya sehingga menjadi perbuatan orang lain atau dalam hal ini sang Kuasa itu sendiri.
  • Menggunakan sesuatu milik sang Kuasa untuk keperluan diri sang pembaca Bi
  • Merapatkan diri atau bergerak bersama (harmonisasi) sang Kuasa

Ismi

Ismi berarti nama dalam bahasa Arab, arti batiniahnya adalah

  • nama dari sang Kuasa itu sendiri
  • nama dari seluruh alam semesta beserta seluruh isinya yang berasal dari sang Kuasa (bukan nama yang ditempelkan manusia ke sebuah benda atau suatu hal) termasuk dalam hal ini nama dari seluruh pasukan dan pembantu sang Kuasa
  • nama kita sendiri yang merupakan alam semesta kecil

bayangkan jika semua nama itu dirangkum dalam sebuah kata Ismi, apa yang akan anda peroleh ?

Ilahi

Secara bahasa manusia adalah nama Tuhan itu sendiri, namun menurut saya maknanya jauh lebih luas dibandingkan itu. Ini adalah sebuah kata yang membuat pengucapnya sadar bahwa ada sang Kuasa yang lebih powerful dibandingkan dia sendiri.

Saat seseorang  mengucap Ilahi, artinya adalah penyandaran dirinya pada kekuatan sesosok Maha Kuasa dibandingkan seluruh manusia dan seluruh mahluk yang diketahui manusia.

Arrohmaan

secara makna bahasa berarti Maha Pengasih, jika seseorang meminta kepada anda sesuatu benda, lalu anda memberikan benda yang dimintanya, maka saat itu anda mengasihi orang tersebut, minimal anda mengasihinya sebagai sesama manusia yang membutuhkan sesuatu daari anda.

Sang Kuasa lebih dari itu, Dia mengasihi tanpa batasan. Sesuatu yang tidak diminta mahlukNya tetapi memang dibutuhkan mahlukNya akan dia berikan tanpa perlu diminta terlebih dahulu. Bayangkan jika anda harus meminta udara atau meminta hidup terus menerus ! syukurlah karena sang Kuasa ternyata sudah memberikan segala yang dibutuhkan untuk hidup tanpa harus memintanya, dan itu semua  Dia berikan tanpa pernah memandang apakah anda atheis atau bukan, atau apakah anda seorang yang selalu sedekah atau anda sejenis koruptor, dan seterusnya.

Itulah bentuk Pengasih yang murni, Pengasih yang tidak membatasi segala sesuatunya. Semua diberi tanpa pilih pilih, tanpa pernah meminta imbalan apapun dari mahluk yang dikasihiNya. Bayangkan jika anda berdoa dengan menekankan kata Pengasih !

Arrohiimi

Scara bahasa bermakna Maha Penyayang. Dalam urusan beri memberi, penyayang berarti memberikan sesuatu dengan sekaligus merawat atau menjaga atau memberi dengan perhatian, tidak cuma sekadar memberi saja lalu selesai.

Inilah yang membedakan seorang hamba yang dekat denganNya atau jauh dariNya. Seseorang yang di kasihi belum tentu disayang. Misalnya, jika anak anda atau ponakan anda meminta mainan, maka anda  akan berusaha memenuhinya dengan mencarikan mainan yang menurut anda baik baginya. Tapi jika seorang anak yang tidak anda kenal sama sekali meminta mainan ke anda, maka anda mungkin hanya memberikan saja sebuah mainan yang biasa saja, tidak istimewa karena memang anda merasa tak perlu memberi yang terbaik untuk anak yang anda tidak kenali tersebut.

Maka yang paling enak adalah anda dikasihi sekaligus disayangi. Keduanya menjamin apapun yang anda doakan mejadi terkabul sekaligus selamat, tidak asal begitu saja diberikan terus selesai.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s